Berikut merupakan beberapa pertanyaan beserta jawaban seputar teknologi pasca panen. Jawaban yang disajikan merupakan gambaran saja bukan jawaban yang komplit, so semoga tulisan ini dapat membantu Anda. Bolehlah copy-paste, tapi jangan sering-sering ya. :)
MENGAPA APEL YANG DISIMPAN PADA RH 95% MENGALAMI PROSES PELAYUAN YANG LEBIH RENDAH SEKITAR 25% DARI PADA APEL YG DISIMPAN PADA KONDISI RH 40%?
Karena RH (95%) tinggi artinya kandungan air di udara banyak dan mengakibatkan buah tidak mudah kehilangan air (karena proses pengeringan). Atau dengan kata lain, RH yang tinggi memperlambat transpirasi. Disamping itu, jika RH tinggi, maka suhu/temperatur akan rendah. Dan suhu yang rendah dapat menekan kerusakan/pelayuan, melalui produksi etilen yang rendah (Siswadi, 2007). Jadi, apel yang disimpan pada RH 90% laju pengurangan air/penundaan kematangan dalam apel sangat kecil sehingga sel-sel apel bertahan lebih lama (proses pelayuan rendah) dibandingkan apel yang disimpan pada RH 40%.
MENGAPA PISANG YANG DISIMPAN PADA RH RENDAH NAMPAK LEBIH CEPAT MASAK DARI PADA YG DISIMPNAN PADA RH TINGGI?
Karena jika RH rendah, maka suhu akan tinggi. Semakin tinggi suhu pada penyimpanan maka akan semakin tinggi pula produksi etilen (C2H4) pada pisang. Dengan kata lain, suhu dan produksi etilen berbanding lurus (Kartasapoetra, 1989). Dimana Etilen merupakan hormon yang berpungsi mempercepat proses pematangan pada buah pisang (komoditi).
Apakah tujuan proses minimal pada komoditi buah dan sayur?
· Kesegaran dan variasi, Kenyamanan dan kesederhanaan, Kepastian terhadap kualitas produk tersebut, Simpel dalam tahapan prosesnya.
Apakah yang dimaksud proses minimal tersebut? Sebutkan teknik yang ada minimal 4 buah teori yang disebutkan dalam file diatas?
Proses minimal adalah proses yang mempengaruhi secara minimal dari produk pangan yang bersifat invisible. Tekniknya : Non Thermal Packaging, Edible Film, Kontrol Atmosfer, Modifikasi Atmosfer Packaging.
Buat ringkasan untuk masing-masing teknik proses minimal yang ada!
· Non Thermal Packaging, dibagi menjadi 2 cara pengolahan yaitu:
a) Ultra High Plessure merupakan Proses pengolahan dengan cara menggunakan tekanan yang tinggi dimana produkdisimpan pada tekanan 300-800 Mpa. Perlakuan tersebut menginaktifkan mikroba sedangkan enzim akan terdenaturasi.
b) High Electric Field Pulses merupakan Proses pengolahannya menggunakan cara produk tersebut dikemas terlebih dahulu kemudian produknya dialiri dengan medan listrik yang tinggi ( 1-3 kv/jam ).
Edible Film, Prosesnya dengan menggunakan cara merendam komoditi dalam suatu cairan , jika komoditi tersebut direndam maka akan membentuk suatu film. Film yang dipakai untuk mengemas produk pangan bahan bakunya berasal dari produk itu seendiri.
· Kontrol Atmasfer, Prosesnya dengan menggunakan cara penyimpanan komoditi pada kondisi CO₂ yang tinggi dan O₂ yang rendah.
· Modifikasi Atmosfer, Proses pengemasan makanan dalam atmosfer yang memiliki CO₂ tinggi serta dapat dikombinasikan dengan suhu yang rendah.
Apakah yang dimaksud dengan active packaging?
Metode dengan cara pengemasannya yang secara aktif mempengaruhi daya simpan produk.
Apa itu Oxygen Absorber? Sebutkan bahan yang dipakai, sebenarnya teknik ini lebih cocok untuk komoditi apa?
Oxygen Absorber merupakan bahan yang digunakan untuk menyerap O₂ serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga daya simpan yang dimiliki produk tersebut lebih lama. Bahan yang digunakan dalam teknik tersebut ,yaitu: asam askorbat, sulfit dan besi. Komoditi yang biasanya menggunakan teknik ini adalah pasta segar, daging asap, roti, mie.
No comments:
Post a Comment